Saya mengenal apa itu cinta di mulai waktu saya dibangku SMA, tepatnya waktu kelas X semester II. Dimana saya masih berumur 16 tahun, masih unyu-unyu nya :p.
Pernah dengar pepatah "Benci dekat dengan Cinta, dan Cinta dekat dengan Benci" bukan ?. Yah, awalnya saya benci dengan seseorang yang akhirnya saya sukai ini.
Dulu saya suka banget ngobrol dan bercanda dengan teman-teman baik saya. Dan pada saat itu, disaat sedang asik-asiknya saya ngobrol dengan salah satu teman saya, kami di bentak dari belakang oleh salah satu teman cowo sekelas kami . Betapa jengkelnya saya pada saat itu. Dan dari situ, saya mulai benci dengan cowo itu. Sebut saya namanya Rahmat Basuki atau biasa dipanggil Ibas.
Setelah kejadian itu, hari-hari saya dipenuhi dengan kejengkelan terhadap si Ibas itu. Bahkan, untuk melihat mukanya saja saya tidak mau. Ketika dia sedang dihukum dan di suruh berdiri di samping papan tulis, dengan cepatnya saya menoleh kebelakang atau mencari kesibukan lain dari pada harus melihat muka dia didepan itu. Pokoknya, bencinya pake bangeeeeetttttttttttttttttttttttt.
Pada suatu ketika, dikala sedang istirahat, saya duduk sendiri di kelas tanpa teman. Dan pada saat itu, datang seorang cowo menghampiri saya. Kagetnya bukan maen, ternyata si Ibas lah yang menghampiri ku dan duduk didepan saya dengan menghadap ke muka saya. Tatapan muka pun tak terelakan pada saat itu. Dan akhirnya terjadilah perbincangan diantara kami :D.
Dimulai dari situlah, saya dan Ibas menjadi akrab dan berteman baik. Bahkan setiap istirahat sekolah, kami bagai perangko yang lengket pada si amplop. Kita selalu bersama-sama, bercanda bersama, ngobrol ini itu tanpa kenal waktu.
Dan pada akhirnya saya mulai menaruh hati pada Ibas AHHAHAHAHAHA.
Hari-hari saya dan ibas pun tak terelakan dengan gosip teman-teman sekelas diantara kami. Banyak yang bilang saya adalah pacar Ibas. Padahal kita hanya sekedar teman dekat, karena saya tau bahwa Ibas sendiri sudah mempunyai pacar pada waktu itu :(.
Waktu terus berjalan, dan kenaikan kelas pun sudah dekat. Hari-hari yang aku tidak inginkan ternyata terjadi, dimana saya dan Ibas terpisah. Saya ditakdirkan masuk jurusan IPA (pinter kali yeeee,, padahal nilai biologi kosong wkwkkw), sedangkan Ibas masuk IPS. Sebenarnya saya menginginkan masuk IPS supaya bisa dekat terus dengan Ibas, tapi apa boleh buat..mungkin karena kepintaran sayalah yang mengakibatkan kami harus berpisah. HAHHAHAH.
Menjalani masa-masa kelas XI tanpa Ibas, memang terasa kosong. Tapi lama-kelamaan mulai terbiasa juga.Tapi dengan pada akhirnya saya mendengar kabar bahwa Ibas sudah mendapatkan cewe barunya. Dan ternyata kabar itu membuat gue sakit untuk kedua kalinya. Dimana yang pertama, pada waktu kelas X, saya selalu mencoba mencari pelarian karena tidak tahan dengan perasaan sakit akan cinta gue yang tidak mungkin terbalas karena ibas telah mempunyai pacar. Dan kini disaat Ibas telah putus dengan cewe lamanya,disaat juga aku mempunyai kesempatan untuk dekat, tapi harus terpisah. Walau masih satu sekolahan, tapi kesempatan untuk setiap hari berkomunikasilah yang menjadi alasan mengapa dia sekarang jadian dengan teman sekelas nya itu. Cewe itu lebih punya banyak waktu dan kesempatan untuk mendekati dan meraih hati Ibas.
Hari terus berganti, dan aku pun terus mencoba untuk melupakan Ibas. Tapi apa boleh buat, disaat aku ingin melupakannya dengan cara mencari pelarian-pelarian lainnya, tapi ternyata tetap saja aku tak bisa melupakan nya. Ditambah lagi, akhir-akhir ini dia selalu saja mengunjungi kelas ku pada saat istirahat sekolah dan selalu memanggilku untuk keluar menemuinya di depan kelas untuk ngobrol. Dan bagaimana mungkin saya bisa melupakan sosok Ibas, sosok dimana aku selalu mengharapkan dialah yang menjadi kekasih ku
Kebiasaan Ibas yang sering mengunjungi kelas ku, membuat pacar Ibas itu menjadi berubah sifat terhadap ku. Dimana dulu dia terlihat ramah, dan sekarang dia terlihat agak enggan menyapa ku.Tapi aku tak ambil pusing dengan masalah itu, akupun tak mau mengerti tentang perasaan dia. Yang jelas aku bahagia, karena Ibas ternyata masih perhatian ma aku.
Aku tau, akulah yang berada dipihak ke-3 diantara hubungan mereka. Tapi apa boleh buat, aku sayang ma Ibas, bahkan sayang aku itu lebih dulu terhadap Ibas ketimbang sayangnya pacarnya Ibas yang sekarang ini. Karena akulah yang terlebih dahulu kenal dan dekat dengan Ibas.
Waktu terus berjalan, dan pada akhirnya kita naik kelas XII. Tidak beda dengan yang dulu-dulu, aku tetap saja masih sayang ma Ibas. Walau saya sudah mempunyai pacar, tetap saja saya hanya menganggap pacar saya itu sebagai pelarian, karena sayang gue cuma hanya untuk Ibas seorang. Perasaan sayang gue ke Ibas pun bukan hanya gue yang tau, Ibas atau teman-teman lainnya juga tau. Karena ini semua bukan suatu rahasia.
Pada suatu hari, saya dengar bahwa Ibas telah putus lagi dengan pacarnya itu. Tapi tidak lama kemudian saya dengar lagi bahwa dia sudah menggaet cewe barunya :(. Dalam hati saya berkata, "Mungkin Ibas bukalah jodohku".
Kali ini, dia menggaet cewe yang tidak asing lagi, yaitu dimana cewe ini sudah aku kenal dari kecil. Cewe ini adalah cucu dari tetangga saya sendiri.Betapa sakit nya saya pada saat itu
Tidak beda dengan cewe terdahulunya, cewe yang sekarang ini juga ikut-ikutan berubah sifatnya terhadap saya. Bahkan lebih parah ketimbang cewe terdahulunya itu. Teman-teman cewe Ibas yang sekarang ini, justru lebih tidak suka terhadap saya. Mungkin karena mereka menganggap aku selalu saja dekat dengan Ibas.
Tiada ada seorangpun yang bisa melarang saya untuk tidak dekat dengan Ibas. Karena Ibas sendiri tidak pernah melarang saya untuk tidak dekat dengan dia. Bahkan Ibas sendirilah yang selalu mendekati saya. Dikala saya jengkel dan tidak menyapa nya pun, dia langsung menegur saya.
Ingat sekali sifat saya terhadap Ibas dimasa-masa itu. Dimana saya yang bukan apa-apanya Ibas, selalu saja cemburu terhadapnya. Dan kecemburuan ku itu membuat aku ingin menjauh dari Ibas. Tapi, memang hati ini tidak bisa mengelak bahwa saya tidak bisa menjauhinya.
Banyak hal-hal bodoh yang aku lakukan waktu itu. Seperti halnya pada saat jam Istirahat sekolah ke-2 dimana Ibas dan banyak anak-anak lainnya untuk melakukan ibadah sholat Dzuhur. Dengan bodohnya saya ikut-ikutan sholat dzuhur hanya karena ingin dilihat Ibas HAHAHAHHAA. Kalau lagi beruntung, Ibas melihat saya dimasjid dan biasanya menegur saya yang pada akhirnya kita ngobrol sampai bel masuk. Tapi dikala tidak beruntung, hanya muka cemberutlah yang terlihat dari muka ku ini.
Ujian Akhir Nasional pun aku ikuti dengan badan yang kurang sehat. Tapi untunglah, saya lalui ujian itu dengan baik. Tapi ternyata pada saat hari terakhir ujian, kejadian memalukan terjadi. Sepatu saya disita, karena berwarna biru :(. Dengan terpaksanya, saya pulang tanpa alas kaki. Dengan rasa malunya, saya kebutkan motor saya. Dasar hari itu memang sial, ditengah jalan saya di kepung kanan-kiri oleh anak-anak cowo dari sekolahan lain yang mengendari motor juga. Bukan hanya dikepung, tapi di caci juga. Katanya "kaki jelek aje pake nyeker segala!" dengan seketika gue DOWN :| .
Tanpa diharapkan, ternyata terlihatlah didepan mata sosok pahlawan yang aku inginkan muncul untuk membantu ku :D. Yah, siapa lagi kalau buka Ibas. Betapa baiknya dia, rela meminjamkan sepatunya kepada saya. Dan pulanglah saya dengan muka yang tersenyum-senyum sendiri kaya orang gila :D.
Tidak lama lagi kelulusan sekolah akan datang. Dan tidak hanya saya, teman-teman lainnya pun ikut merasakan sedih ketika harus berpisah dengan teman-teman yang selama 3 tahun ini menemani. Yah jujur saja, akulah mungkin yang akan teramat sedih, karena pasti akan berpisah dengan orang yang aku sayangi ini.
Kisah romantis pun terjadi lagi diantara detik-detik menunggu pengumuman itu. Diantara banyak siswa yang menunggu di depan gerbang sekolah dengan cemasnya, saya malah asyik-asyikan ngobrol dengan Ibas dan teman lainnya. Kita ngobrol tentang perencanaan setelah kelulusan mo pergi kemana.
Beberapa menit kemudian, pengumuman itu selesai dibagikan pada setiap wali murid. Untunglah, saya dan Ibas berhasil lulus.
Terdengar teriakan seseorang cewe yang menangis dari tempat yang tidak diketahui. Dan ternyata salah satu teman cewe nya Ibas lah yang menangis karena tidak lulus. Dengan cepatnya Ibas menghampiri mereka. Disisi lain saya mulai cemburu lagi. Saya hanya diam dan tetap tidak ada gerak. Dengan rasa jengkel saya, saya menolak ajakan Ibas dan salah satu teman cowo ibas yang mengajak saya untuk ikut mengunjungi teman cewe nya itu dan ditambah harus bersamaan dengan orang yang aku tidak sukai. Akhirnya saya memilih jalan sendiri dengan teman-teman sekelas lainnya.
Setelah kelulusan itu,kehidupan barupun kita jalani masing-masing. Dan saya dengar juga, bahwa Ibas telah putus dengan cewenya itu, dan kini dia masih sendiri.
Selang beberapa bulan, saya mendapat kabar dari Ibas. Dan ternyata, dia menceritakan semuanya tentang perasaan dia waktu masih masa-masa sekolah dulu. Dan ternyata dia juga sebenarnya menaruh hati pada saya. Tapi dia tidak mau menyatakannya kepada saya dengan alasan bahwa dia tidak ingin jauh dari saya. Karena, kebanyakan dari orang yang berhubungan dengan status, setelah putus mereka bermusuhan. Dari situ aku mengerti, bahwa "Cinta tak harus memiliki".
Dan setelah perpisahan itu, tanpa adanya komunikasi yang sering, ternyata perasaan yang selama 3 tahun aku pertahankan hanya untuk Ibas, kini harus berakhir ketika Ibas sendiri menyatakan cinta pada saya. Sekarang saya tidak terlalu mencintai dia seperti dulu disaat saya sangat menyayangi dia tanpa menghiraukan perasaan orang lain yang menyayangi saya waktu itu. Akhirnya, kisah cinta pertama saya tidak Happy Ending :(.
Minggu, 25 November 2012
Sabtu, 24 November 2012
ITIK BURUK RUPA TELAH MENJADI ANGSA
"Itik buruk rupa telah menjadi angsa", mungkin peribasa inilah yang tepat sebagai perumpaan dalam kehidupan saya. Yah.. dulu semasa kecil, saya bukanlah apa-apa. Saya hanyalah seekor itik buruk rupa yang selalu dihina dan selalu di rendahkan. Bahkan tak jarang, saya di kucilkan. Mungkin itu semua karena masih jaman-jamannya anak-anak yang belum mengerti apa-apa tentang suatu akibat hinaan atau cacian mereka terhadap orang lain.
Dulu saya ingat betul, bahwa saya masih berpribadi polos dan lugu. Ditambah lagi penampilan saya yang bisa dibilang masih teramat udik untuk dijaman yang modern ini. Saya selalu berpakaian dengan apa adanya saya. Tanpa make up, tanpa harus memakai pakaian atau sepatu bagus itu sudah cukup bagi saya.
Tapi di pikir-pikir, penampilan yang menarik juga diperlukan. Buktinya, saya melihat sekelompok orang ganteng-ganteng dan cantik-cantik pasti banyak temen dan banyak pula yang mengagumi mereka. Tidak jarang juga banyak yang ingin menjadi pacar mereka mereka, sehingga berkemungkinan besar dengan gampangnya mereka dapat mempunyai banyak gebetan (Ah, jadi iri!! :|). Beda lagi dengan saya. Bagaimana mungkin saya dapat dengan mudahnya menggandeng gebetan banyak, satu saja tidak bisa :(.
Otak ini selalu saja berpikir keras agar saya bisa seperti mereka yang dengan mudahnya mendapat perhatian dari kalangan orang banyak. Dan mulailah pada suatu kehidupan baru saya, dimana saya berkeniatan untuk merubah penampilan saya supaya lebih menarik.
Tepatnya diusia yang mengijak umur 16 tahun, dengan tekad bulat nya, saya merubah penampilan saya. Dimulai dari cara berpakaian saya yang bisa dibilang suka berdandan sexi, suka hangout bareng temen, suka bergaul ma cowo dan seringkali menjadi pribadi yang nakal.
Dan memang perubahan itu mulai menunjukan suatu hasil apa yang aku inginkan. Seperti bertambahnya teman, dan tidak jarang juga saya mendapatkan pernyataan cinta dari cowo :D. Tapi lama-kelamaan, sesuatu yang saya tidak inginkan ternyata terjadi. Dimana tingkat prestasi saya yang makin mengalami penurunan drastis :(. (semester I peringkat 6, semester II peringkat 16 wkwkkwkw).
Tapi dengan masalah itu, saya tidak mengambil pusing. Tetap saja, saya menjalani pribadi saya yang baru ini. Pribadi yang berantakan dan menyenangkan.
Selang bertambahnya umur, saya tetap saja mencoba untuk menjadi lebih baik lagi, berpenampilan yang lebih modern lagi dari sebelum-sebelumnya. Dan hasilnya sekarang ini, saya telah menjadi angsa. Dimana keinginan saya dengan perlahan terpenuhi.
Kini cacian itu telah pergi, dan malah pujianlah yang saya dapati.
Keep spirit :)
Dulu saya ingat betul, bahwa saya masih berpribadi polos dan lugu. Ditambah lagi penampilan saya yang bisa dibilang masih teramat udik untuk dijaman yang modern ini. Saya selalu berpakaian dengan apa adanya saya. Tanpa make up, tanpa harus memakai pakaian atau sepatu bagus itu sudah cukup bagi saya.
Tapi di pikir-pikir, penampilan yang menarik juga diperlukan. Buktinya, saya melihat sekelompok orang ganteng-ganteng dan cantik-cantik pasti banyak temen dan banyak pula yang mengagumi mereka. Tidak jarang juga banyak yang ingin menjadi pacar mereka mereka, sehingga berkemungkinan besar dengan gampangnya mereka dapat mempunyai banyak gebetan (Ah, jadi iri!! :|). Beda lagi dengan saya. Bagaimana mungkin saya dapat dengan mudahnya menggandeng gebetan banyak, satu saja tidak bisa :(.
Otak ini selalu saja berpikir keras agar saya bisa seperti mereka yang dengan mudahnya mendapat perhatian dari kalangan orang banyak. Dan mulailah pada suatu kehidupan baru saya, dimana saya berkeniatan untuk merubah penampilan saya supaya lebih menarik.
Tepatnya diusia yang mengijak umur 16 tahun, dengan tekad bulat nya, saya merubah penampilan saya. Dimulai dari cara berpakaian saya yang bisa dibilang suka berdandan sexi, suka hangout bareng temen, suka bergaul ma cowo dan seringkali menjadi pribadi yang nakal.
Dan memang perubahan itu mulai menunjukan suatu hasil apa yang aku inginkan. Seperti bertambahnya teman, dan tidak jarang juga saya mendapatkan pernyataan cinta dari cowo :D. Tapi lama-kelamaan, sesuatu yang saya tidak inginkan ternyata terjadi. Dimana tingkat prestasi saya yang makin mengalami penurunan drastis :(. (semester I peringkat 6, semester II peringkat 16 wkwkkwkw).
Tapi dengan masalah itu, saya tidak mengambil pusing. Tetap saja, saya menjalani pribadi saya yang baru ini. Pribadi yang berantakan dan menyenangkan.
Selang bertambahnya umur, saya tetap saja mencoba untuk menjadi lebih baik lagi, berpenampilan yang lebih modern lagi dari sebelum-sebelumnya. Dan hasilnya sekarang ini, saya telah menjadi angsa. Dimana keinginan saya dengan perlahan terpenuhi.
Kini cacian itu telah pergi, dan malah pujianlah yang saya dapati.
Keep spirit :)
Minggu, 11 November 2012
JEPRETAN KU
Kamis, 08 November 2012
SAHABAT SEMASA SEKOLAH
Diantara E & Y
Walau hanya dunia maya, berharap untuk selamanya.
Walau terbentang jauh jarak diantara kita berdua, berharap akan selalu setia.
Berharap menjadi satu.
Berharap menjadi yang terbaik.
Berharap saling melengkapi.
Berharap saling membutuhkan.
Berharap untuk selamanya
Kita semua tau...
Dimanapun,
Kapanpun,
Dan dalam hal apapun,
Tidak ada yg terlihat sempurna dari yg Sempurna.
Tapi kita tetap bisa mencoba untuk jadi yang sempurna.
Diharapkan status derajat itu tidak dipermasalahkan.
Diharapkan pula tidak adanya saling merendah dirikan.
Anggap saja kita sama, dan memang sama.
Berharap mimpi buruk itu tidak jadi nyata.
Maka, kita akan tetap disini dan memang disini
Dan kini aku tau, Aku tak mau kehilangan mu.
Walau terbentang jauh jarak diantara kita berdua, berharap akan selalu setia.
- 08-11-2012
Berharap menjadi satu.
Berharap menjadi yang terbaik.
Berharap saling melengkapi.
Berharap saling membutuhkan.
Berharap untuk selamanya
- 08-11-2012
Kita semua tau...
Dimanapun,
Kapanpun,
Dan dalam hal apapun,
Tidak ada yg terlihat sempurna dari yg Sempurna.
Tapi kita tetap bisa mencoba untuk jadi yang sempurna.
- 09-11-2012
Diharapkan status derajat itu tidak dipermasalahkan.
Diharapkan pula tidak adanya saling merendah dirikan.
Anggap saja kita sama, dan memang sama.
- 09-11-2012
Berharap mimpi buruk itu tidak jadi nyata.
Maka, kita akan tetap disini dan memang disini
- 10-11-2012
Dan kini aku tau, Aku tak mau kehilangan mu.
- 10-11-2012
Selasa, 06 November 2012
MASA-MASA SEKOLAH
Tempat bersekolah aku :
- Dulu aku bersekolah di SD NEGERI 03 JATIROKEH, tepatnya di desa tempat aku lahir yaitu desa Jatirokeh, kecamatan Songgom, kabupaten Brebes. Di usia 6 tahun saya di masukan ke SD itu, dengan pribadi yang masih sebagai anak kecil yang masih lucu dan polos. Selama 6 tahun aku bersekolah disitu, selama 6 tahun pula saya merasakan kenangan-kenangan yang tidak bisa terlupakan baik kenangan indah maupun kenangan buruk.
Tapi bisa dibilang, kenangan buruklah yang banyak saya alami. Misalnya waktu acara pariwisata ke Jogyakarta pada saat kelas 6. Pada saat perjalanan ditempuh dengan menggunakan satu bus. Pada awalnya saya sudah merencanakan akan satu tempat duduk dengan teman akrab saya, eh ternyata guru wali kelas saya menyuruh ku untuk satu tempat duduk dengan istri dan ke dua anaknya yang masih kecil-kecil. Dan beberapa saat kemudian, saya di suruh pindah oleh guru lainnya ke tempat duduk depan di samping pak supir (tidaaaaaaaaaak!!). Karena lama kelamaan saya merasa tidak nyaman, akhirnya saya meminta ijin untuk pindah tempat duduk. Dan saya ditempatkan satu kursi dengan teman terburuk pada saat itu (anggap saja itu monster). Tepat dugaan saya, disaat kami serombongan pariwisata hendak pulang, dalam perjalanan si monster itu menyuruh ku untuk pindah kelain tempat, padahal jelas-jelas tempatnya si monster itu cukup untuk bertiga. Tapi karna dia seorang yang pemaruk, jadi dia mengusir saya. Untung saja ada teman yang baik, merelakan tempat duduknya untuk saya (Alhamdulilaaaah). Tapi tidak cukup sampai disitu kesialan ku, ternyata sesampainya di sekolahan,kelopak mata sebelah kanan saya BENJOL !
Masa-masa sekolah dasarpun usai, saya berlanjut ke jenjang beikutnya di SMP NEGERI 03 JATIBARANG tahun 2004. Walau beratas namakan daerah lain, tapi sekolah ini tetap saja di daerah saya, yaitu dibelakang SD saya tadi. Sekolahan ini lumayan cukup terkenal sekecamatan Songgom ini. Makanya banyak siswa yang mendaftar ke sekolahan ini. Bahkan banyak pula yang bernasib tidak beruntung seperti saya ini yang bisa masuk kesekolahan idaman saya dan mereka.
Sekolahan ini juga lumayan cukup luas, menampung banyak kelas, murid dan bahkan banyak guru. Pokoknya suasana yang berbeda sekali dengan masa-masa SD.
Selama 3 tahun saya harus belajar disini. Dan ada beberapa exstrakulikuler yang di adakan oleh sekolahan. Tapi karena saya orangnya cukup malas, makanya cuma mengikuti satu kegiatan, yaitu sebagai Dewan Penggalan Pramuka pada masa-masa kelas VIII, dengan masa jabatan 2005-2006. Selama saya menjadi DP pun saya masih tetap saja malas, misalnya jarang mengajar adik-adik kelas.
Pada masa-masa SMP, saya sudah mulai bertingkah menjadi perilaku yang pembangkang. Banyak yang mengira saya itu pribadi yang sangat jutek dan galak. Dilihat dari cara berjalan saya yang seperti laki-laki, suka bertengkarnya sama laki-laki. Dan saya juga terlalu galak dalam menagih iuran uang kas kelas pada saat saya menjadi seorang bendahara kelas (hahahahaha..). Ingat juga pada saat jadi sekertaris kelas, betapa malasnya saya ketika itu. Saya selalu saja melimpahkan ke sekertaris II untuk mengerjakan tugas saya itu :D (Maaaaaf).
Pada tahun 2007 saya hengkang dari SMP itu, aliyas saya LULUS bukan DO loooh :p. Dan saya melanjutkan ke SMA NEGERI 01 JATIBARANG, satu-satunya SMA di Kecamatan Jatibarang. Kalian tau ga, kenapa saya memilih ke SMA ini ?. Karena eh karena.. dulu saya bingung, mau melanjutkan ke SMA N 01 JATIBARANG atau ke SMK BAKTI PRAJA dengan ada masing-masing alasan.
- Kalau saya masuk ke SMA N 01 JATIBARANG, saya bisa berpariwisata ke Bali.
- Kalau ke SMK BP, saya bisa kumpul sama anak-anak cowo dan bisa mengikuti PKL ke lain daerah. Betapa lucunya saya bukaaaaan??? (HAHAHHAHAHHAA)
Tapi akhirnya saya masuk ke SMA N 01 JATIBARANG nya. Dan betapa beruntungnya saya, mendapatkan kelas dan teman-teman yang baik di sekolah ini. Banyak sekali cerita disetiap kelasnya loooh? mau tauuuu? apa mo tauuu bangeeeet? :p
- Pertama kali masuk ke kelas X5. Kelas paling akhir, serem dan baduuuuuung (gueee bangeeeet). Disini saya akrab dengan beberapa teman yang cukup baik dan pendiam, dan saya juga sebangku dengan seorang teman yang baik tapi rada-rada aneh (suka pipis ditempat HAHAHHAA).
Semester satu saya masih rada-rada culun, dan pendiam. tapi semester dua, saya berkeniatan untuk merubah gaya penampilan saya untuk menjadi yang lebih baik dan modern. Ternyata berhasil saya merubah cara berpakaian saya. Tapi ternyata, merubah pula semua tentang saya pada semester satu itu. Disaat semester satu saya masih rada-rada pendiam,lugu dan agak pintar, ternyata di semester dua saya menjadi pribadi yang berantakan, pembangkang, dan bodoh :(. Masa, awal semester saya peringkat 6, dan diakhir semester saya menjadi peringkat ke 16???? dan nilai mata pelajaran Biologi kosoooong (hahahhaa).Dan saya juga menjadi suka bergaul dengan teman-teman lelaki, nongkrong di depan kelas dan suka hang out ma temen.
Dipikir-pikir kelas saya ini kurang beruntung, karena banyak yang mengira kelas saya ini tempat anak-anak badung dan bodoh (padahal tidaaaaaak). Pada masa-masa pelajaran juga banyak mata pelajaran yang kosong, para guru selalu saja tidak hadir untuk mengajar (kasiaaaaaaan) . Tapi saya salut dengan kelas ini, karena banyak yang kompak dalam beberapa hal. Misalnya dalam hal membolos pada saat Exstrakulikuler Pramuka yang wajib untuk diikuti oleh semua kelas X, dan pada saat itu.. mereka kompakan tidak masuk dan kompakan pula di hukum keesokan harinya (wkwkwkkwkw... ). Pokoknya asik dan seru deh kelas ku ini :D.
Dulu aku berpikir, jika aku naik kelas XI nanti, saya ingin masuk ke jurusan IPS yang terkenal badung dan kurang pintar nya dibandingkan masuk ke IPA yang terkenal dengan anak-anak pintarnya dan dipastikan banyak yang lulus di akhir sekolah nanti. Tapi entah mengapa, saya ditakdirkan untuk masuk ke IPA (Padahalkan saya GOBLOG) , sedangkan teman-teman akrab saya kebanyakan masuk ke IPS.
Kenaikan kelas, saya mendapatkan kelas XII IPA 1, dimana banyak perbedaan dengan kelas ku dulu waktu masih kelas X. Tapi saya juga masih tetap beruntung ko, mendapatkan banyak teman yang masih cukup lumayan baik-baik dan kompak. Hanya satu yang ku rasakan hilang, yaitu kenakalan. Disini banyak yang belajar dengan serius di setiap pelajaran, kecuali saya :p. Saya paling jenuh dengan pelajaran hafalan, sedangkan di jurusan IPA kebanyakan tentang hafalan (buseeeeeet). Tapi untung saja masih ada pelajaran Matematika yang paling saya sukai dari SD sampai SMA ini,tapi dengan pengeculian loooh.Pengecualiannya yaitu, saya menyukai guru matematika yang galak, tegas dan tidak bertele-tele. Jika guru itu lembek, dan baik, pasti saya akan bodoh..karna apa? karena saya tidak suka guru itu. Dan ini berlaku disetiap mata pelajaran.
Ingatlah "Seorang murid akan menguasai materi pelajaran , jika murid itu terlebih dahulu menyukai guru yang mengajarkan disetiap pelajaran yang diajarkan itu" .
Dikelas ini saya masih tetap saja dengan perilaku saya yang bandel, tapi periang dan lucu. Banyak yang suka terhadap perilaku saya ini, karena saya banyak membuat teman-teman tertawa. Seperti, dengan tidak ada rasa malunya, saya bernyanyi didepan teman-teman dengan suara yang dangduters banget. Bahkan sering pula saya berduet dengan seorang teman laki-laki saya yang kebetulan suka dangdut banget (sebut saja Amar). Dia pribadi yang sangat baik, lucu, pintar tapi rada-rada aneh. Dia juga teman sekelas ku dulu pas kelas X.
- Dulu aku bersekolah di SD NEGERI 03 JATIROKEH, tepatnya di desa tempat aku lahir yaitu desa Jatirokeh, kecamatan Songgom, kabupaten Brebes. Di usia 6 tahun saya di masukan ke SD itu, dengan pribadi yang masih sebagai anak kecil yang masih lucu dan polos. Selama 6 tahun aku bersekolah disitu, selama 6 tahun pula saya merasakan kenangan-kenangan yang tidak bisa terlupakan baik kenangan indah maupun kenangan buruk.
Tapi bisa dibilang, kenangan buruklah yang banyak saya alami. Misalnya waktu acara pariwisata ke Jogyakarta pada saat kelas 6. Pada saat perjalanan ditempuh dengan menggunakan satu bus. Pada awalnya saya sudah merencanakan akan satu tempat duduk dengan teman akrab saya, eh ternyata guru wali kelas saya menyuruh ku untuk satu tempat duduk dengan istri dan ke dua anaknya yang masih kecil-kecil. Dan beberapa saat kemudian, saya di suruh pindah oleh guru lainnya ke tempat duduk depan di samping pak supir (tidaaaaaaaaaak!!). Karena lama kelamaan saya merasa tidak nyaman, akhirnya saya meminta ijin untuk pindah tempat duduk. Dan saya ditempatkan satu kursi dengan teman terburuk pada saat itu (anggap saja itu monster). Tepat dugaan saya, disaat kami serombongan pariwisata hendak pulang, dalam perjalanan si monster itu menyuruh ku untuk pindah kelain tempat, padahal jelas-jelas tempatnya si monster itu cukup untuk bertiga. Tapi karna dia seorang yang pemaruk, jadi dia mengusir saya. Untung saja ada teman yang baik, merelakan tempat duduknya untuk saya (Alhamdulilaaaah). Tapi tidak cukup sampai disitu kesialan ku, ternyata sesampainya di sekolahan,kelopak mata sebelah kanan saya BENJOL !
Masa-masa sekolah dasarpun usai, saya berlanjut ke jenjang beikutnya di SMP NEGERI 03 JATIBARANG tahun 2004. Walau beratas namakan daerah lain, tapi sekolah ini tetap saja di daerah saya, yaitu dibelakang SD saya tadi. Sekolahan ini lumayan cukup terkenal sekecamatan Songgom ini. Makanya banyak siswa yang mendaftar ke sekolahan ini. Bahkan banyak pula yang bernasib tidak beruntung seperti saya ini yang bisa masuk kesekolahan idaman saya dan mereka.
Sekolahan ini juga lumayan cukup luas, menampung banyak kelas, murid dan bahkan banyak guru. Pokoknya suasana yang berbeda sekali dengan masa-masa SD.
Selama 3 tahun saya harus belajar disini. Dan ada beberapa exstrakulikuler yang di adakan oleh sekolahan. Tapi karena saya orangnya cukup malas, makanya cuma mengikuti satu kegiatan, yaitu sebagai Dewan Penggalan Pramuka pada masa-masa kelas VIII, dengan masa jabatan 2005-2006. Selama saya menjadi DP pun saya masih tetap saja malas, misalnya jarang mengajar adik-adik kelas.
Pada masa-masa SMP, saya sudah mulai bertingkah menjadi perilaku yang pembangkang. Banyak yang mengira saya itu pribadi yang sangat jutek dan galak. Dilihat dari cara berjalan saya yang seperti laki-laki, suka bertengkarnya sama laki-laki. Dan saya juga terlalu galak dalam menagih iuran uang kas kelas pada saat saya menjadi seorang bendahara kelas (hahahahaha..). Ingat juga pada saat jadi sekertaris kelas, betapa malasnya saya ketika itu. Saya selalu saja melimpahkan ke sekertaris II untuk mengerjakan tugas saya itu :D (Maaaaaf).
Pada tahun 2007 saya hengkang dari SMP itu, aliyas saya LULUS bukan DO loooh :p. Dan saya melanjutkan ke SMA NEGERI 01 JATIBARANG, satu-satunya SMA di Kecamatan Jatibarang. Kalian tau ga, kenapa saya memilih ke SMA ini ?. Karena eh karena.. dulu saya bingung, mau melanjutkan ke SMA N 01 JATIBARANG atau ke SMK BAKTI PRAJA dengan ada masing-masing alasan.
- Kalau saya masuk ke SMA N 01 JATIBARANG, saya bisa berpariwisata ke Bali.
- Kalau ke SMK BP, saya bisa kumpul sama anak-anak cowo dan bisa mengikuti PKL ke lain daerah. Betapa lucunya saya bukaaaaan??? (HAHAHHAHAHHAA)
Tapi akhirnya saya masuk ke SMA N 01 JATIBARANG nya. Dan betapa beruntungnya saya, mendapatkan kelas dan teman-teman yang baik di sekolah ini. Banyak sekali cerita disetiap kelasnya loooh? mau tauuuu? apa mo tauuu bangeeeet? :p
- Pertama kali masuk ke kelas X5. Kelas paling akhir, serem dan baduuuuuung (gueee bangeeeet). Disini saya akrab dengan beberapa teman yang cukup baik dan pendiam, dan saya juga sebangku dengan seorang teman yang baik tapi rada-rada aneh (suka pipis ditempat HAHAHHAA).
Semester satu saya masih rada-rada culun, dan pendiam. tapi semester dua, saya berkeniatan untuk merubah gaya penampilan saya untuk menjadi yang lebih baik dan modern. Ternyata berhasil saya merubah cara berpakaian saya. Tapi ternyata, merubah pula semua tentang saya pada semester satu itu. Disaat semester satu saya masih rada-rada pendiam,lugu dan agak pintar, ternyata di semester dua saya menjadi pribadi yang berantakan, pembangkang, dan bodoh :(. Masa, awal semester saya peringkat 6, dan diakhir semester saya menjadi peringkat ke 16???? dan nilai mata pelajaran Biologi kosoooong (hahahhaa).Dan saya juga menjadi suka bergaul dengan teman-teman lelaki, nongkrong di depan kelas dan suka hang out ma temen.
Dipikir-pikir kelas saya ini kurang beruntung, karena banyak yang mengira kelas saya ini tempat anak-anak badung dan bodoh (padahal tidaaaaaak). Pada masa-masa pelajaran juga banyak mata pelajaran yang kosong, para guru selalu saja tidak hadir untuk mengajar (kasiaaaaaaan) . Tapi saya salut dengan kelas ini, karena banyak yang kompak dalam beberapa hal. Misalnya dalam hal membolos pada saat Exstrakulikuler Pramuka yang wajib untuk diikuti oleh semua kelas X, dan pada saat itu.. mereka kompakan tidak masuk dan kompakan pula di hukum keesokan harinya (wkwkwkkwkw... ). Pokoknya asik dan seru deh kelas ku ini :D.
Dulu aku berpikir, jika aku naik kelas XI nanti, saya ingin masuk ke jurusan IPS yang terkenal badung dan kurang pintar nya dibandingkan masuk ke IPA yang terkenal dengan anak-anak pintarnya dan dipastikan banyak yang lulus di akhir sekolah nanti. Tapi entah mengapa, saya ditakdirkan untuk masuk ke IPA (Padahalkan saya GOBLOG) , sedangkan teman-teman akrab saya kebanyakan masuk ke IPS.
Kenaikan kelas, saya mendapatkan kelas XII IPA 1, dimana banyak perbedaan dengan kelas ku dulu waktu masih kelas X. Tapi saya juga masih tetap beruntung ko, mendapatkan banyak teman yang masih cukup lumayan baik-baik dan kompak. Hanya satu yang ku rasakan hilang, yaitu kenakalan. Disini banyak yang belajar dengan serius di setiap pelajaran, kecuali saya :p. Saya paling jenuh dengan pelajaran hafalan, sedangkan di jurusan IPA kebanyakan tentang hafalan (buseeeeeet). Tapi untung saja masih ada pelajaran Matematika yang paling saya sukai dari SD sampai SMA ini,tapi dengan pengeculian loooh.Pengecualiannya yaitu, saya menyukai guru matematika yang galak, tegas dan tidak bertele-tele. Jika guru itu lembek, dan baik, pasti saya akan bodoh..karna apa? karena saya tidak suka guru itu. Dan ini berlaku disetiap mata pelajaran.
Ingatlah "Seorang murid akan menguasai materi pelajaran , jika murid itu terlebih dahulu menyukai guru yang mengajarkan disetiap pelajaran yang diajarkan itu" .
Dikelas ini saya masih tetap saja dengan perilaku saya yang bandel, tapi periang dan lucu. Banyak yang suka terhadap perilaku saya ini, karena saya banyak membuat teman-teman tertawa. Seperti, dengan tidak ada rasa malunya, saya bernyanyi didepan teman-teman dengan suara yang dangduters banget. Bahkan sering pula saya berduet dengan seorang teman laki-laki saya yang kebetulan suka dangdut banget (sebut saja Amar). Dia pribadi yang sangat baik, lucu, pintar tapi rada-rada aneh. Dia juga teman sekelas ku dulu pas kelas X.
FAMILY
Haii semuaaaa...
Perkenalkan nama gue Etty Kurniawaty, biasa di panggil ma temen-temen Etty, tapi keluarga suka manggil gue si Centil :( , mungkin karena gue yg tercentil diantara semua saudara-saudara gue kali yah?? :D.Gue anak ke tiga dari empat bersaudara atas pasangan suami istri Bapak Komari dan Ibu Jumroh.
Perkenalkan nama gue Etty Kurniawaty, biasa di panggil ma temen-temen Etty, tapi keluarga suka manggil gue si Centil :( , mungkin karena gue yg tercentil diantara semua saudara-saudara gue kali yah?? :D.Gue anak ke tiga dari empat bersaudara atas pasangan suami istri Bapak Komari dan Ibu Jumroh.
- Anak pertama bernama Nur Hayati ( 18 April 1983 ) , dia anak tertua, dan orangnya baiknya pake bangetttt, dan dia seorang pekerja yg sangat ulet. Sayang, sampe saat ini, dia belum aja mendapatkan jodohnya. Mungkin karna dia masih memikirkan kami sekeluarga atau bahkan entah apa. Yang jelas hanya dia dan Tuhanlah yang tau kan yah?? :D.
- Anak kedua bernama Budi Yono Saputro ( 19 Januari 1990 ) , dia orangnya ganteng looooh, tinggi dan baik ma cewe (tipe cowo idaman wanita) yekaaaaaan??? :p , tapi dulu ma gue bagai anjing ma kucing yg setiap harinya kaga pernah akur. Dimana pun kita bertemu, pasti kita selalu bertengkar, aku sebagai adik selalu saja tertindas, sering kali dia memeras uang ku :( . Tapi sekarang kita sudah besar, dan sudah beranjak kepemikiran yg dewasa, akhirnya dia pun sekarang berbalik 180 derajat sifatnya, tidak seperti yang dulu.
- Nah, anak ketiga ia gue ini, si centil Etty Kurniawaty ( 07 Mei 199?) . Banyak yang bilang kalo gue orang nya jutek dan sombong, tapi itu tanggapan dari orang yg belum mengenal gue lebih dalamnya. Tapi kalo udah yg jadi temen akrab gue, banyak yg bilang, kalo gue itu orang nya gokil, bae, dan strees... Hahahaha. Walau gue sering bertingkah centil, tapi sebenarnya centilnya itu hanya sebatas dalam omongan saja, tapi dalam tingkah laku, alhamdulilah gue masih jadi anak baik-baik :p.
- Anak terakhir atau Bungsu ini bernama Apinda Kusdiarto ( 26 Maret 1997 ) , dia dulu waktu bayi lucuuuuu banget, dan ganteng pula. Tapi kata si mamah, semakin dia bertambah umur dan besar, dia tak seganteng semasa bayi :(. Gue ingat omongan orang dulu, "biasa nya kalo anak bungsu itu suka manja", dan memang benar, adik gue ini manja nya minta ampuuuuuuuuun. Apa yang dia inginkan harus terpenuhi, kalo tidak dia akan marah ataupun ngambek. Tapi memang mungkin itu kesalahan gue dan keluarga kali yah, terlalu memanjakan dia. Tapi tak mengapa,mungkin jika dia sudah bertambah dewasa, kelak dia akan tau dan menemukan jati diri nya yang sebenarnya dan tidak manja lagi. Ayuk kita sama-sama bilang "Amin" :D
Langganan:
Postingan (Atom)






